Saturday, 02-03-2024
  • Situs resmi Bumi Damai Al Muhibbin Pondok Pesantren Bahrul 'Ulum Tambakberas Jombang || Informasi Pendaftaran ~~ DIBUKA PADA 01 Februari 2024

Sarasehan back in the culture

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Pendidikan

Selamat atas terpilihnya dewan kepengurusan yang baru masa abdi 2023-2024 semoga bisa menjalankan tugasnya dengan amanah.dalam acara sarasehan yang bertema back in the culture yang diisi oleh Bpk Badrus Salam Dan Bpk Shonif sedikit menggambarkan bagaimana culture/budaya al muhibbin pada masa mereka berdua masih mondok.

Dahulu peraturan pondok waktu awal berdiri hanya diniyah-sekolah karena santri masih sedikit dibanding sekarang dan pondok baru berdiri maka selain peraturan pondok para santri sangat memegang betul dawuh abah yai Djamal hingga dijadikan prinsip dalam hidup,tutur bpk shonif, peraturan tersebut berjalan hingga masa dimana kiai idris yang menjadi pengasuh bumi damai al-muhibbin, sejak abah idris yang menjadi pengasuh sistem peraturan di ubah. Peraturan pun di ubah dengan mengambil kebijakan-kebijakan lewat syariat islam, jadi sampean jangan kuatir mondok di al muhibbin ini sebab peraturan nya diambil dari syariat jadi tidak akan keluar dari perintah agama tutur bpk Badrus.

Begitu juga dalam mencari guru-guru diniyah abah idris dawuh “guru iku sing penting maham no ora walau guru tersebut bodoh sebab syarat menjadi guru adlah 1. Mutholaah 2. Paham materi 3. Memahamkan 4. Melakoni materi 5. Jadi uswah “ semua syarat tersebut telah terangkum dalam figur abah yai Djamluddin Ahmad. Mungkin sebab karomah abah yai Djamal al muhibbin bisa menjadi seperti sekarang. Santri almuhibbin itu berbeda dari santri bahrul ulum yang lainnya dalam hal: 1. Kepintaran ( K.H Imron Djamil )
2. kesaktian
3. kemahiran dalam bidan tasawauf
4. dan kharisma kiai Djamal di mata umat
Hal itulah yang menjadi pembeda santri almuhibbin dengan santri BU lainnya tapi sepertinya hal ini sudah muali hilang tutur Bpk shonif.

 

Oleh :

Musthofa Kemal Pasha

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan