Saturday, 02-03-2024
  • Situs resmi Bumi Damai Al Muhibbin Pondok Pesantren Bahrul 'Ulum Tambakberas Jombang || Informasi Pendaftaran ~~ DIBUKA PADA 01 Februari 2024

Matematika Tahlil Akbar

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Pendidikan

 

Tidak banyak dari kita yang tahu, bahwa acara Rojabiyah di Bumi Damai Al-Muhibin dihadiri oleh 20.000 jamaah. Dengan jumlah pendatang yang sebesar itu, sebenarnya, ada potensi doa yang kuat dan besar, yang tidak kita sadari di acara Rojabiyah.

Seperti apabila kita mengikuti tahlil akbar, nama-nama arwah yang kita kirimkan dengan sedekah Rp. 10.000 per arwah, akan ditahlili oleh 20.000 jamaah, atau dua kali lipat dari nominal uang yang kita sedekahkan.

Dengan ikut bersedekah di Tahlil Akbar yang hanya Rp. 10.000 itu, arwah leluhur kita akan mendapat pahala berlipat ganda. Kenapa pahalanya berlipat ganda?. Satu, karena kita bersedekah uang Rp. 10.000, dengan niat pahalanya ditujukan kepada arwah orang tua, saudara, kakek-nenek, buyut, dsb. Dua, leluhur kita akan mendapat pahala dan barokah dari bacaan tahlil yang dibaca oleh 20.000 jamaah.

Sekarang, mari kita berhitung, Anda pasti terbiasa mengadakan selamatan haul atau kirim doa kepada orang tua Anda yang sudah wafat dengan mengundang 200 orang. Anda pasti tahu kisaran biaya belanja untuk acara tersebut. Berasnya, dagingnya, bumbunya, snack dan bingkisannya. Padahal, acara itu hanya mengundang 200 orang. Dan orang tua Anda juga hanya akan ditahlili 200 orang.

Nah, bandingkan dengan apabila Anda mengikutkan nama orang tua Anda di Tahlil Akbar Rojabiyah, dengan hanya bersedekah Rp. 10.000 per arwah, atau Rp. 50.000 untuk 5 arwah, orang tua kita akan didoakan oleh 20.000 orang. Kita perlu mengeluarkan biaya yang banyak, tidak menyiapkan hidangan makan, dan membuat bingkisan berkat, tetapi orang tua kita mendapat kiriman hadiah pahala yang melimpah.

Dalam satu hadis Sayidah Aisyah radhiallahu ‘anha, bercerita bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ibuku mati mendadak, sementara beliau belum berwasiat. Saya yakin, andaikan beliau sempat berbicara, beliau akan bersedekah. Apakah beliau akan mendapat pahala, jika aku bersedekah atas nama beliau?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya. Bersedekahlah atas nama ibumu.”

Imam Nawawi mengatakan, para ulama sepakat bahwa sedekah untuk mayit pahalanya akan sampai. Selain itu, hadist-hadist tentang sedekat kepada orang yang telah meninggal berstatus mutafaq alalih.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan